Showing posts with label Computer System. Show all posts
Showing posts with label Computer System. Show all posts

Saturday, September 28, 2019

Sistem Operasi DOS : Pengertian Dan Fungsinya Lengkap

Jokam-Informatika.com – Sobat tahukah kalian dengan Sistem Operasi DOS ini ? sistem operasi ini biasanya tersedia pada laptop yang masih baru, biasanya pembeli yang tidak mengenal hal ini akan kebingungan karena isi dari laptop tersebut bukanlah windows ataupun linux. Dan kebanyakan dari mereka menganggap bahwa laptop tersebut masih kosongan atau belum terinstall sistem operasi. Anda tidak perlu khawatir karena saya akan mengulas tentang sistem operasi tersebut berikut ini.

Pendapat bahwa operating system DOS adalah Laptop yang kosongan merupakan pendapat yang kurang benar.

Lalu, bagaimanakah penjelasan yang benar ?

Berikut ini adalah penjelasannya,

 

Sistem Operasi DOS – Memiliki kepanjangan yakni Disk Operating System(DOS). DOS merupakan OS default yang ada pada perangkat komputer pribadi setiap komputer tersebut dipasarkan. Sistem operasi ini digunakan dengan cara perintah teks atau command line, sebenarnya sistem operasi ini lebih dahulu lahir dari pada windows dan digunakan pada tahun 1980 jadi pada saat itu windows masih belum ada dan sistem operasi ini sudah digunakan. Sangat tua sekali bukan ?

Sekarang, sistem operasi windows berjalan di belakang layar komputer dan akan beroperasi apabila komputer sudah dinyalakan. Maka apabila keyboard dan mouse ketika komputer dinyalakan keduanya akan menyala berarti sistem operasi tersebut sedang bekerja.

Kenapa tidak windows saja sebagai sistem operasi default dan jauh lebih keren ?

Tentu hal tersebut sangat berbahaya apabila difungsikan seperti demikian, karena DOS akan mencover OS yang sudah diinstall misalkan windows sedang mengalami kendalam atau kerusakan, maka DOS bertindak untuk memeriksa kerusakan dan memberikan akses pada drive. Akses drive sangat kita butuhkan apabila kita ingin mengubah sistem operasi yang rusak tersebut dengan yang baru.

 

Fungsi Sistem Operasi DOS

Fungsinya tidak hanya diatas itu saja, karena sebenarnya sistem operasi ini memiliki beberapa fungsi lain. Berikut ini merupakan fungsi lain dari operating system DOS :

  • Mengatur alokasi memori.
  • Mampu mengorganisasi dan mengendalikan task pada sistem komputer.
  • Mengatur proses input output data.
  • Memeriksa hardware dan memfungsikannya.
  • Dapat melakukan management file & directory.

 

Baca juga lainnya :

 

 

Mungkin itu yang dapat saya sampaikan didalam artikel saya yang berjudulkan Sistem Operasi DOS : Pengertian Dan Fungsinya.
Semoga apa yang sudah saya sampaikan dapat bermanfaat bagi anda maupun orang lain yang ingin mengetahui tentang Sistem Operasi DOS.
Sekian dan terimakasih.

Read more

Friday, September 27, 2019

Sistem Operasi UNIX : Pengertian, Keunggulan, Sejarah, Jenis Dan Perintah Dasarnya

Sistem Operasi UNIX

Jokam-Informatika.com – Sobat pastinya sangat asing dengan yang namanya Sistem Operasi UNIX ? UNIX adalah salah satu jenis sistem operasi yang banyak digunakan pengguna karena didesai sangat baik dan juga memudahkan penggunaanya.

Seperti apakah itu Jenis Sistem Operasi UNIX ?

Baca selengkapnya dibawah ini untuk mengetahuinya,

 

Sistem Operasi UNIX – Adalah jenis sistem operasi yang sudah diciptakan secara baku dan dapat berlaku pada berbagai jenis komputer, begitu komputer pribadi ataupun komputer server. Karena jenis sistem operasi ini biasanya dapat digunakan secara mudah yang dapat memiliki kemampuan portable, multitasking, multi user, hirarki sistem dan utilitas lainnya yang cukup mumpuni.

Berikut ini adalah keunggulan apabila penggunanya menggunakan sistem operasi berjenis kan UNIX :

 

Keunggulan UNIX

Berbagi Sumber Daya

  • CPU Dan Memory

CPU(Control Processing Unit)/Memory yang sedang tidak digunakan dapat difungsikan untuk membantu proses tasking yang sedang sibuk.

  • Disk

Jenis penyimpanan yang sama dapat digunakan secara bebas, hal ini meliputi pembagian ukuran disket atau pun penggabungan disket menjadi ukuran yang besar.

  • Program

Pada semua sistem operasi ini kebanyakan program dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya gangguan, selain itu program juga tidak makan banyak sources sehingga memori anda tidak banyak terkuras.

 

Sistem Keamanan

Jenis sistem operasi ini sudah direncanakan secara matang sebelumnya, saya ingat ingat kak mananya pun tinggi dan hal ini akan menyebabkan banyak orang kesusahan untuk menerobos masuk system pada komputer. Apalagi pada setiap tahun atau masanya selalu dikembangkan oleh banyak orang di seluruh dunia, hal ini menyebabkan sistem operasi ini terus berkembang dan mengeluarkan versi versi terbarunya yang tentunya lebih aman dan juga terhindar dari celah.

 

Hemat

Dengan memiliki kemampuan yang tinggi namun membutuhkan sumber daya yang cukup minimalis karena tampilannya dibuat sedemikian sederhana maka hal ini dapat menghemat daya sehingga tidak merugikan banyak penggunaan yang tidak penting.

 

Sejarah

Sistem Operasi UNIX adalah sebuah sistem operasi yang dikembangkan oleh AT&T Bell Labs pada tahun 1960 sampai dengan 1970-an. Awalnya 3 perusahaan ingin membuat sebuah terobosan baru yang disebut dengan Multics(Multiplexed Information And Computing Service).

Di Indonesia Unix digunakan sebagai Server aplikasi, produk yang beredar di pasaran antara lain IBM AIX, HP UX, Sun Solaris. Masing-masing produk ini umumnya memiliki pasar tersendiri seperti Sun Solaris yang digunakan pada operator telekomunikasi selular, HP UX pada manufaktur dan distribusi. Fungsi Unix sebagai workstation kurang populer mengingat harganya yang mahal.

 

Jenis UNIX

UNIX adalah sebuah OS yang dikembangkan oleh banyak pihak/pengguna didunia. Setiap pihak yang mengembangkan UNIX, menambahkan teknologi miliknya ke dalam UNIX, meskipun hal itu di luar standar umum peraturan sebuah hak paten akan tetapi hal itu mampu menjadikan sistem operasi UNIX lebih kuat atau lebih andal.

Berikut ini merupakan jenis-jenis Unix antara lain adalah :

  • A/UX
  • Domain/X
  • Darwin
  • CTIX
  • Distrix
  • UniCOS
  • DG/UX
  • Digital UNIX
  • Ultrix
  • CLIX
  • HP/UX
  • Tru64
  • AIX
  • Coherent
  • XENIX
  • DVIX
  • UnixWare
  • SCO UNIX
  • SCO XENIX
  • SCO OpenServer
  • Dynix
  • SINIX
  • IRIX
  • SunOS
  • Solaris
  • Eunice
  • Uniplus+
  • BSD UNIX
  • BSD/I
  • OSF/1
  • GNU/Linux
  • GNU/Hurd
  • FreeBSD
  • NetBSD
  • OpenBSD
  • NextStep
  • Minix
  • Mach
  • UNIX System V
  • QNX

 

Perintah Dasar UNIX

Untuk menggunakannya pastinya anda harus mengetahui tentang dasar-dasar dari pengoperasiannya, jenis sistem operasi UNIX ini tentunya lebih unggul daripada jenis sistem operasi DOS tidak menyediakan fasilitas hari ini, karena pada jenis DOS membatasi kemampuan pengguna dengan cara menyembunyikan atau menghidden file sistem agar tidak disalahgunakan atau digunakan orang lain untuk penggunaan tertentu. Berbeda dengan jenis koperasi UNIX yang membebaskan anda untuk menggunakan sumber terdalam maupun file yang dimiliki pada jenis OS ini.

Untuk perintah dasarnya wajib anda kuasai agar tidak terjadi kesalahan pada saat pengoperasian nya, hal ini tentunya harus menggunakan perintah manual yang dilakukan oleh pengguna secara langsung pada terminal.

 

 

Mungkin itu yang dapat saya sampaikan didalam artikel saya yang berjudulkan Sistem Operasi UNIX : Pengertian, Keunggulan, Sejarah, Jenis Dan Perintah Dasarnya.
Semoga apa yang sudah saya sampaikan dapat bermanfaat bagi anda maupun orang lain yang ingin mengetahui tentang Sistem Operasi UNIX.
Sekian dan terimakasih.

 

Kata kunci terkait :

  • unix file system
  • unix dan linux
  • unix attributes active directory
  • unix basic
  • unix domain socket
  • unix executable file
  • unix environment variables
  • UNIX
Read more

Cara Mengatasi No Bootable Device - Insert Boot Disk And Press Any Key

No Bootable Device

Jokam-Informatika.com – Sobat pernahkah kalian mengalami error No Bootable Device ketika sedang menyalakan komputer windows pada laptop kalian terutama teruntuk laptop merk acer ? Jika memang terjadi maka hal tersebut berarti komputer sobat tidak dapat mendeteksi sistem dari operasi sistem windows. Hal ini dapat terjadi pada komputer siapapun yang sudah mengalami korup pada bagian system karena suatu hal. Biasanya terjadi karena malfungsi pada sistem, karena sebuah virus dan bahkan oleh tangan kita sendiri. Karena mengotak-atik sistem dari laptop secara sengaja padahal kita tidak begitu ahli.

Dengan begitu, ketika laptop dinyalakan makan komputer mendeteksi tidak adanya sistem operasi pada penyimpanan yang dijadikan sistem. Memang, No Bootable Device ini sangat mengganggu pekerjaan kita apabila hal ini terjadi sewaktu-waktu ketika kita sedang membutuhkan laptop.

Bagaimanakah cara mengatasinya ?

Simak ulasan dibawah ini untuk mengatasinya,

 

Bootable – Adalah sebuah area sistem dari komputer yang terletak pada disket dan digunakan untuk memuat nyawa dari komputer, nyawa tersebut disebut juga dengan “Booting Operating System“. Booting ini otomatis terbentuk kedalam hardisk ketika kita pertama kali menginstal ulang PC kita.

Sehingga Bootable System memang sangat dibutuhkan oleh komputer agar dapat bekerja seperti halnya PC pada umumnya.

Lalu bagaimanakah cara mengatasi No Bootable Device Pada Acer ?

 

Mengatasi No Bootable Device

Sebenarnya ada 4 langkah yang perlu kita lakukan untuk mengatasi masalah ini, jika pada langkah tertentu laptop anda sudah sembuh maka abaikan langkah selanjutnya karena memang laptop anda sudah dalam keadaan sehat. Selain itu, bukan hanya Laptop Merk Acer saja yang mengalaminya. Akan tetapi semua merk dagang laptop juga turut berpotensi mengalami hal yang sama seperti ini.

Bootable Devices

Maka sebelum kita melakukannya kita harus memahami tentang konsekuensi yang akan kita hadapi saat kita menjalankan tutorial yang saya berikan dibawakan ini :

 

1. Cek Terbacanya Hardisk Pada Bios

Langkah pertama pastinya kita harus mengetahui apa penyebab utama sehingga terjadi hal ini pada laptop kita. Nah, salah satu tempat target yang dijadikan sistem oleh komputer yaitu hardisk milik kita saat pertama kali menginstal ulang sistem operasi pada komputer kita.

Diagnosa yang harus kita perhatikan adalah apakah benar Hardisk kita sudah terpasang dan terdeteksi dengan baik oleh komputer ? Maka, untuk memeriksa nya kita dapat menggunakan fitur bios pada komputer yang mana dapat memeriksa peripheral yang terhubung pada komputer terutama hardisk.

Berikut ini merupakan langkah atau tutorial langkah pertama :

  • Pertama, Pastikan laptop anda sudah dalam keadaan mati.
  • Kedua, Nyalakan komputer dan tekan tombol khusus pada saat detik pertama komputer anda menyala, hal ini difungsikan untuk memasuki Sistem BIOS pada komputer. Setiap komputer yang berbeda maka berbeda pula cara untuk mengakses atau memasuki BIOS pada laptop.

Tidak mengetahui caranya ?

Baca selengkapnya : Tombol Keyboard Untuk Memasuki BIOS Lengkap

 

  • Ketiga, Saat sudah berada di BIOS maka tempatkan tab pada “Boot”. Periksalah apakah HDD(Harddisk) anda sudah terdeteksi serta memiliki nama bukannya “none“.
  • Jika Terdeteksi maka, anda cukup melakukan geser posisi ke bagian atas sendiri untuk Harddisk anda namun Jika masih “No botable” maka ikuti langkah berikut ini yaitu “2. Install Ulang Komputer”.
  • Jika Tidak Terdeteksi maka lakukan langkah “3. Memperbaiki Pheripheral Harddisk“.

 

2. Install Ulang Komputer

Pada langkah ini difungsikan apabila hardisk kita sudah terdeteksi oleh bios dengan benar akan tetapi permasalahan masih belum terpecahkan ketika pertama kali menyalakan komputer masih saja mengeluarkan notif bahwa “No Bootable Device” pada layar monitor. Maka, Anda dapat menginstal ulang komputer dengan cara menggunakan USB Flashdisk ataupun menggunakan Kaset CD/DVD berisikan sistem operasi komputer.

Hal ini dapat terjadi ketika harus kita pada sistemnya mengalami korup data sehingga tidak terbaca nya dengan baik oleh komputer.

 

3. Memperbaiki Pheripheral Dan Melakukan Percobaan Harddisk

Pada langkah ini kita harus yakin dan juga paham konsekuensi yang akan terjadi apabila kita melakukannya tanpa adanya kemampuan dan faham akan sistem perangkat dan komponen komputer. Saran dari saya supaya anda menanyakan komponen pada ahlinya ketika anda sedang membongkar sehingga tidak akan ada kesalahan yang dapat mengakibatkan kerusakan fatal pada hardware komputer anda karena ketidaktahuan anda pada fungsi dan komponen. Berikut ini adalah kiat untuk mengoprek harddisk kita :

  • Anda dapat mencoba harddisk milik anda kepada laptop lain apakah dapat terdeteksi dengan benar atau tidak ? Jangan lupa juga menggosok pada bagian konektor menggunakan kain bersih atau penghapus agar dapat menghilangkan kotoran pada permukaan yang mungkin itulah pengganggu koneksi antara Harddisk dengan Konektor Harddisk pada Motherboard PC. Jika pada laptop lain harddisk anda tidak terdeteksi maka harddisk anda lah yang mengalami masalah, anda dapat memperbaiki atau membeli Harddisk baru.
  • Anda juga dapat melakukan percobaan pada harddisk milik laptop orang lain yang berfungsi dan terdeteksi dengan benar pada laptop orang lain tersebut, dan anda lihat apakah pada perangkat anda terdeteksi pula atau tidak ? Jika tidak terdeteksi maka kemungkinan socket harddisk anda yang mengalami masalah. Untuk masalah socket maka anda dapat beralih ke langkah ke “4. Service Ke Ahli Service Elektronik Dan Komputer“.
  • Selain Socket dan Konektor, periksa juga pada bagian kabel ataupun perangkat yang di sekitar hardisk karena siapa tahu hal tersebut dapat mengganggu aktivitas harddisk anda.

Jika kenyataanya juga tidak dapat terdeteksi maka mau tidak mau anda harus melakukan langkah ke-4 sebagai penutup dari tutorial saya dengan berikut ini.

 

4. Service Ke Ahli Service Elektronik Dan Komputer

Ini merupakan solusi terakhir yang dapat anda tempuh ketika semua diaknosa mengarah pada socket Harddisk anda yang bermasalah, petugas service akan memasangkan socket yang baru. Dan hardisk anda dapat dipasangkan kembali.

 

Atau memang kondisi socket tidak bermasalah dan yang memiliki masalah adalah harddisk maka, petugas tentunya akan mengganti harddisk anda dengan yang baru.

 

 

Mungkin itu yang dapat saya sampaikan didalam artikel saya yang berjudulkan Cara Mengatasi No Bootable Device – Insert Boot Disk And Press Any Key Pada Laptop Acer.
Semoga apa yang sudah saya sampaikan dapat bermanfaat bagi anda maupun orang lain yang ingin mengetahui tentang Cara Mengatasi No Bootable Device Acer.
Sekian dan terimakasih.

 

Kata kunci terkait :

  • acer no bootable device
  • no bootable device acer laptop
  • dell no bootable devices
  • no bootable device found windows 10
  • hp no bootable device
  • no bootable device on toshiba laptop
Read more

Wednesday, September 4, 2019

BIOS : Apa Kelebihan UEFI Ketimbang EFI Atau Legacy BIOS ?

BIOS UEFI EFI

Jokam-Informatika.com – Sobat sering kah kalian membenahi sistem komputer kalian dengan tangan sendiri ? kalaupun sering, mestinya kalian sudah tidak asing dengan yang namanya UEFI, Legacy Dan EFI bios bukan ? ketiganya hakekatnya sama bekerja untuk menjalankan sebuah perintah user kepada sistem komputer untuk bekerja. Akan tetapi ketiga teknologi tersebut memiliki perbedaan yang cukup mencolok apabila kita pernah menggunakannya. Metode ini sangat dibutuhkan komputer untuk mengakses berbagai hardware ataupun komponen yang terhubung kepadanya tak terkecuali operasi sistem komputer.

Dalam beberapa kasus yang berbeda setiap motherboard ataupun merk laptop memiliki cara masing-masing untuk memasuki metode bios pada perangkatnya. Dan kebanyakan dilakukan saat komputer pertama kali dinyalakan dalam hitungan detik secepatnya untuk melakukan kombinasi tombol keyboard masing-masing komputer.

 

Setiap komputer memiliki kombinasi yang berbeda maka apabila anda tidak mengetahui kombinasi apa yang khusus untuk laptop anda maka anda dapat membaca ulasan berikut ini : Kombinasi Tombol Keyboard Untuk Memasuki BIOS Lengkap

 

Kemudian saat anda berhasil memasuki bios maka anda akan disuguhkan beberapa informasi diantaranya adalah waktu tanggal jenis hardware dan juga driver lainnya, selain itu di metode bios anda akan melihat informasi jenis bios yang anda gunakan tersebut apakah UEFI atau legacy ketika anda lihat.

Akan tetapi, apakah anda sudah tahu tentang kelebihan dan fungsi dari bios tersebut ?

Simak ulasan dibawah ini untuk mengetahuinya lebih lengkap,

 

BIOS – Merupakan sebuah metode Komputasi yang dipasang oleh pembuat atau pabrik pada perangkat komputer(PC/Laptop), ada jenis UEFI dan EFI yang sering di produksi oleh pabrik. Pada dasarnya jenis metode ini bisa kita anggap sebagai firmware komputer ataupun laptop karena mengingat letaknya yang diletakkan ke dalam ROM agar tidak dapat terhapus ketika komputer sedang dalam keadaan bermasalah pada sistem operasinya. Selain difungsikan untuk melakukan pengaturan perangkat juga dapat memimpin jalannya kinerja perangkat seperti yang kita inginkan.

 

Pengertian BIOS

UEFI pada awalnya mulai diproduksi dan dikembangkan oleh intel pada tahun 1990-an dan diberi julukan atau nama sebagai EFI. Akan tetapi 140 perusahaan mengambil alih pengembangannya dan memberi nama sebagai Unified EFI atau istilah singkatnya UEFI.

UEFI didesain juga berfungsi sebagai perantara antara Hardware, Display, Firmware dan Operating System pada komputer. Akan tetapi fungsi dari UEFI tentunya lebih baik daripada bios legacy. BIOS UEFI ini memiliki kecepatan akses yang tinggi atau diatas rata-rata bios biasa karena tidak perlu melakukan verifikasi pada Master Boot Record(MBR) yang berada pada harddisk, sehingga ia langsung menuju ke kernel dengan boot loader miliknya sendiri yang tersimpan pada ROM.

Sebelumnya interface UEFI diciptakan hanya untuk keperluan komputer server agar kinerja nya lebih baik pada saat itu, lalu dengan berjalannya waktu maka teknologi semakin mudah didapat dan dibuat maka teknologi ini mulai diterapkan pada komputer dan juga laptop yang memiliki spesifikasi kelas menengah ke atas. Dan dengan menggunakannya interface ini maka komputer bisa beroperasi dengan lebih cepat dan dibekali berbagai fitur yang menarik serta pemrosesan kecanggihan kode bit yang tinggi.

Kalau UEFI lebih canggih, lalu apa fungsi dan perbedaan UEFI daripada EFI ?

 

Perbedaan

Pada dasarnya interface UEFI lebih muda ketimbang EFI sehingga diharapkan UEFI mampu mengatasi kelemahan pendahulunya yang kurang begitu produktif dalam hal menangani perangkat komputer, berikut ini merupakan perbedaan dari keduanya :

 

  • Fungsi Legacy BIOS(EFI)

Legacy BIOS

Interface ini menggunakan metode 16 bit kode, padahal komputer pada zaman ini sudah mencapai processor hingga 64-bit tentunya hal ini kurang berbanding lurus dengan kemajuan zaman. Selain itu legacy juga memiliki keterbatasan dalam hal mensupport teknologi hardware yang sudah terpasang pada komputer masa kini.

Maka tak heran apabila bios anda kurang support dengan perangkat pada laptop anda maka bukan jarang kita dihantui oleh permasalahan komputer, hal ini terjadi apabila bagi kalian yang gemar sekali mengupgrade spesifikasi hardware pada komputer milik kalian agar bisa digunakan untuk bermain game yang lebih tinggi.

 

  • Fungsi Unified BIOS(EFI)

Unified BIOS Dashboard

BIOS EFI Dashboard

 

Unified BIOS Cooling

BIOS EFI Cooling

 

Unified BIOS Main

BIOS EFI Main

 

Jika kita bandingkan dengan teknologi legacy BIOS maka jenis BIOS ini tentunya memiliki kelebihan baik itu dari segi fitur tampilan, bahasa pemrograman, kecepatan akses, kecanggihan, kapasitas maksimal dan ukuran proses bit code.

Untuk lebih lengkapnya berikut ini adalah fungsi dan kelebihan dari UEFI BIOS :

  • Memiliki tampilan interface GUI yang lebih menarik dengan adanya aktivitas keyboard dan mouse.
  • Tidak memerlukan akses untuk menuju boot sektor sebelum mencapai operasi sistem.
  • Dapat menambahkan aplikasi dan juga driver pada bios.
  • Sistem sekuritas lebih kuat dan terlindungi dari serangan virus ataupun bot.
  • Dapat mendukung kapasitas harddisk yang lebih besar daripada 2,2 TB.
  • Dapat melakukan proses starup dengan cepat (reboot, shutdown, sleep dan hibernate).
  • Support format GPT harddrive yang lebih unggul dari legacy bios yang hanya menggunakan format MBR.
  • Mendukung driver ya sudah menggunakan teknologi 64-bit.

 

Akan tetapi, dengan keunggulan yang begitu signifikan namun masih terlahir sangat mudah dari Legacy maka jenis BIOS ini dapat mensupport OS tertentu saja. Belum semua sistem OS dapat diterapkan, bahkan Linux hampir semuanya masih memanfaatkan teknologi Legacy atau EFI untuk beroperasi jadi kita tunggu perkembangan dari UEFI semoga sudah dapat digunakan pada berbagai perangkat.

Windows 10 dan Windows 8 sudah dibekali UEFI, tak heran tampilannnya begitu menarik dan futuristik pada saat pengoperasiannya.

 

 

Mungkin itu yang dapat saya sampaikan didalam artikel saya yang berjudulkan BIOS : Apa Kelebihan UEFI Ketimbang EFI Atau Legacy BIOS ?.
Semoga apa yang sudah saya sampaikan dapat bermanfaat bagi anda maupun orang lain yang ingin mengetahui tentang Kelebihan UEFI Ketimbang EFI.
Sekian dan terimakasih.

Read more

Thursday, May 10, 2018

Apa Itu Yang Dimaksud Dengan Zypper Dan Yast

Apa Itu Yang Dimaksud Dengan Zypper Dan Yast




Apa Itu Yang Dimaksud Dengan Zypper Dan Yast - JOKAM INFORMATIKA

Sobat Jokam Informatika mungkin sangat asing dengan istilah keduanya ? biasanya istilah ini digunakan pada terminal atau shell pada linux yakni Zypper untuk Ubuntu dan Yast untuk OpenSUSE atau Yum untuk Fedora. Kegunaan utamanya yakni untuk installasi, updating dan upgrade.

Seperti apakah itu Zypper Dan Yast ?

Simak artikel dibawah ini,

Zypper - adalah sebuah metode Syntax yang digunakan untuk menginstalasi sebuah paket pada openSUSE, Zypper mulai diperkenalkan pada dunia sejak versi OpenSUSE ke-10.2, dan terus dikembangkan sehingga menjadi pilihan alternatif pengguna dari operating system tersebut untuk installasi paket mereka. Kinerjanya yang berguna untuk installasi sebuah paket installer maka zypper dapat didefinisikan kinerjanya mirip dengan apt-get pada debian dan yum pada Fedora.

Untuk melakukannya anda diwajibkan sedang berada di terminal shell konsole dan memiliki hak root agar installasi dapat berjalan dengan baik. Anda juga dapat mengetahui perintahnya dengan cara Zypper help yang menggunakan Syntax : "Zypper -h" untuk mengetahui perintah apa saja yang didukung oleh Zypper.

Berikut ini merupakan jenis penggolongan perintah yang dipakai Zypper adalah :

  • Manajemen Repositori
Melakukan penanganan repository, seperti: refresh, reposit, addreposit, removereposit, modifyreposit, namereposit.

  • Manajemen Paket
Melakukan penanganan paket aplikasi seperti install, hapus, dan update.

  • Query Paket
Untuk pencarian seperti: search, info, what-provides, list-updates, patch-check, patches, packages, paerns, products.

  • Locking
Untuk melakukan penguncian aplikasi seperti: locks, addlock, removelock.

  • Utility
Tambahan perintah seperti: verify, install-new-recomends, help.

Selain Zypper, ada juga perintah lain yang digunakan pada sistem operasi lain yakni Yast digunakan pada OpenSUSE yang berguna untuk hal yang sama yaitu untuk updating, upgrade dll.


Yast - Memiliki kepanjangan dari Yet Another Setup Tools, metode ini berguna untuk mengonfigurasi seperti mengelola sekaligus memperbarui(upgrade) tools dan package didalam OS. Soerang pengembang Yast bernama Michael Andreas mengembangkan program yast menggunakan bahasa C++ pada tahun 1995, Kini Yast sudah freeware dengan Lisensi GPL. Kelebihan Yast jug dapat digunakan pada OS lain untuk menunjang kebutuhan pembuatan network server, konfigurasi perangkat dan software.

Yast memang tidak dapat dipisahkan dari Operating System OpenSUSE dan menjadi keunggulan maupun daya tarik tersendiri, karena memiliki installer yang baik dan cukup lengkap didalamnya. Ini merupakan keunggulan yang tidak didapatkan pada jenis Distro lain tentunya. Sehingga hal ini membuat seseorang yang belajar Linux akan cepat memahami karena adanya fitur ini. Dalam analoginya Yast kinerjanya seperti Control Panel pada Windows, yang gunanya untuk memanagement kesemua sistem. Keren bukan ?

Kemudahan yang dapat diperoleh user saat menggunakan Yast adalah tampilannya yang menarin dan GUI, untuk installasi pake juga anda disuguhkan berbagai jenis paket. Anda akan terbantu apabila anda lupa dengan nama jenis paket anda, dengan daftar yang cukup banyak maka anda bisa mencari paket yang sudah anda lupakan namanya tersebut sampai ketemu.


Nah, kedua penjelasan sudah saya sampaikan semoga anda dapat mengerti perbedaanya secara menyeluruh.

Sedangkan perbedaan paling simple adalah bahwa Yast adalah jenis installer program secara GUI(Graphical User Interfaces), sedangkan Zypper adalah jenis installer program secara Command Line Interfaces(CLI).
Kalau masalah kelengkapan mungkin pendapat saya lebih lengkap Yast dengan adanya saran list program.


Baca juga lainnya :



Mungkin itu yang dapat saya sampaikan didalam artikel saya yang berjudulkan Apa Itu Yang Dimaksud Dengan Zypper Dan Yast.
Semoga apa yang sudah saya sampaikan dapat bermanfaat bagi anda maupun orang lain yang ingin mengetahui tentang perbedaan Yast dengan Zypper.
Sekian dan terimakasih.
Read more

Thursday, May 3, 2018

Berbagai Macam Jenis Sistem Operasi Linux

Berbagai Macam Jenis Sistem Operasi Linux




Berbagai Macam Jenis Sistem Operasi Linux - JOKAM INFORMATIKA

Bagi sobat Jokam Informatika yang gemar sekali dengan perintah dasar atau manual teks pasti tidak asing dengan yang namanya istilah Linux, Namun bagi sobat yang tidak ahli dalam OS ini biasanya akan mengalami kesulitan bahkan sampai gagal pengoperasiannya. Karena OS ini hanya digunakan bagi mereka yang menyukai hal yang berbau kebebasan menggunakan dan juga keamanan, selain itu diantara mereka yang sudah ahli sekali bahkan mampu menciptakan sistem operasi versi mereka.

Hal ini membuat banyak versi yang tercipta oleh para pengguna Linux, namun disini saya akan membahas hanya tentang Sistem Operasi yang banyak digunakan oleh banyak orang saja. Meski saya menyadari pastinya informasi yang saya sampaikan lebih sedikit dari kenyataan yang ada tentang versi-versi Linux yang notabene banyak diantaranya yang belum terkenal atau hanya digunakan pada perusahaan atau universitas tertentu saja.

Okelah langsung saja saya bahas macam-macam versi OS linux,

Linux - adalah salah satu jenis sistem operasi yang menawarkan kebebasan untuk digunakan banyak orang, selain itu Linux juga membebaskan banyak orang mengedit atau menambahkan fitur menarik kepada sistem operasi kembangannya secara bebas. Maka terciptalah berbagai versi linux, tentunya ini digunakan untuk kepentingan masing-masing pengguna yakni Debian sebagai jaringan, Opensuse sebagai server, backtrack sebagai pentester dan lain sebagainya. Dengan adanya banyak versi sistem operasi linux ini tentunya akan menghindakan pengguna dari pencurian data dengan keamanan yang tidak diketahui oleh kebanyakan orang pada umumnya.

Berikut ini adalah Macam-Macam Versi (Jenis) Sistem Operasi Linux :

Red Hat Linux


RedHat adalah salah satu sistem operasi linux yang tergolong sangat tua, OS ini menawarkan banyak kemudahan penggunaan dan juga model tampilan yang dapat user sesuaikan dengan keinginannya. Versi terbaru dari RedHat Linux adalah versi yang ke 9.0 yang merupakan versi stable dengan peningkatan sistem keamanan yang cukup tinggi dan dengan dilengkapi mode desktop KDE 3.1, GIMP 1.2.3, OpenOffice, Media player dan lain sebagainya.

Kemudahan yang ditawarkan sistem operasi ini hampir setara dengan kemudahan yang ada di sistem operasi Windows. Kemudahan tersebut diantaranya adalah kebebasan menginstall berbagai macam program software, konfigurasi sistem maupun hardisk serta penggunaannya yang mudah menjadikan daya tarik tersendiri untuk sistem operasi ini.

Debian Linux

Debian merupakan tergolong jenis sistem operasi yang sudah tua juga, banyak dari jenis kembangan sistem operasi lainnya yang mengambil source dari sistem operasi ini. Karena sistem operasi ini mudah untuk di tutup beberapa kekurangan karena tidak terlalu rumit, serta dapat dihubungkan kedalam jaringan sehingga dapat melakukan perbaikan sistem operasi melalui media internet. Selain itu sistem operasi ini cukup nyaman untuk digunakan meski terbilang sederhana dan ringan namun anda dapat menggunakan untuk banyak keperluan seperti membuat server, membuat sebuah jaringan, melakukan sebuah metode dan masih banyak yang lainnya.

Sistem operasi ini paling cocok digunakan bagi mereka yang ingin mengenal sistem operasi Linux, biasanya pengguna dasar akan menggunakan sistem ini dan mempelajari banyak sekali metode untuk menjalankannya. Berbeda dengan sistem operasi Linux lainnya yang sudah memiliki banyak fitur dan kita hanya perlu menjalankan programnya. Namun tidak dengan Debian, debian khusus bagi yang ingin kebebasan penggunaan karena debiah tidak terlalu memiliki banyak program ketika OS ini diinstall (Debian Ori dari website resminya).

OpenSuSe Linux


Opensuse juga merupakan salah satu sistem operasi linux yang terbilang cukup lengkap memiliki pustaka didalamnya. Anda pun juga dapat mencari program yang dimaksud untuk diseleksi dan mendownloadnya untuk installasinya, pada saat installasi anda dapat menggunakan metode manual atau menggunakan menu " Yast ". Namun untuk mengonfigurasi haruslah membutuhkan keahlian khusus, karena hal ini berbeda dengan kebanyakan sistem operasi lainnya atau istilahnya perintahnya agak berbeda dan unik. Maka apabila apa yang anda perintahkan kurang tepat dengan peraturan didalamnya maka dapat dipastikan pengaturan atau installasi program menjadi tidak sesuai.

Akan tetapi dengan keunikan dan juga kesulitannya tersebut, dapat dipastikan untuk menembus keamanannya pastinya lebih sulit daripada sistem operasi linux lainnya yang mudah penggunannya. Hal ini bukan berarti OpenSuSe tidak dapat digunakan, hanya saja perlu perintah yang cocok dan rumit.

Mandrake Linux

Salah satu sistem operasi ini dipelopori oleh pendahulunya yakni RedHat, dengan pengembangan dan sistem konfigurasi yang sangat bersahabat tersebut membuat Operasi Sistem ini memudahkan pengguna pemula didalam menggunaanya. Installasinya juga mendukung berbagai bahasa yang cukup membantu anda, pada versi lamanya OS ini menggunakan istilah nama untuk paket Mandrake namun untuk versi yang sudah dikembangkan ini sudah mengalami perubahan nama versi menjadi Mandrave atau Manriva.

Xandros Linux


Adalah sebuah distro linux yang memiliki sistem interface KDE sehingga tampilannya seperti GUI yakni Microsoft Windows, sehingga apabila pengguna menggunakannya akan terasa nyaman dan dimudahkan dengan adanya interface tersebut. Sampai sekarang ini versi Xandros sudah mencapai ke versi yang ke-4.

Ubuntu Linux

Ubuntu adalah salah satu distribusi Linux yang berbasiskan pada Debian. Proyek Ubuntu disponsori oleh Canonical Ltd (perusahaan milik Mark Shuttleworth). Nama Ubuntu diambil dari nama sebuah konsep ideologi di Afrika Selatan. "Ubuntu" berasal dari bahasa kuno Afrika, yang berarti "Rasa perikemanusian terhadap sesama manusia". Versi terbaru adalah 8.10, dengan beberapa kelebihan yaitu : Settingan Network Manager lebih mudah, dapat membuat Startup Disk di USB Flashdisk, Unmount media lebih mudah, versi desktop Gnome 2.24.1.

Fedora

Adalah salah satu distro linux yang dikembangkan oleh Fedora Project dan didukung oleh RedHat. Keunggulan sistem operasi ini adalah desktop GNOME 2.24.1, KDE 4.1.2, OpenOffice 3.0, Firefox 3.0.4, Linux 2.6.27.5, X.org-X-Server 1.5.3, Glibc 2.9 dan RPM 4.6. Banyak fitur baru seperti versi 'Glitch-Free' untuk PulseAudio, sistem Security, Audit dan Intrusion-Detection Sectool, PackageKit-Framework, software konfigurasi printer dengan fitur baru dan dukungan untuk Adhoc-Network/Connection Sharing melengkapi NetworkManager.

Sampai sekarang versi Fedora sudah mencapai versi ke-10.

Free BSD

Adalah sebuah sistem operasi komputer yang berbasiskan BSD-Lite2, salah satu versi UNIX yang dikembangkan oleh Universitas Barkeley di California. Salah satu bagian yang terpenting dari sistem operasi Free BSD adalah memiliki banyak port yaitu memiliki 8.640 buah port yang banyak digunakan oleh user. Sistem operasi ini mendukung tinggi kinerja networking TCP dan IP, sehingga kekuatan dari jaringan tentunya diutamakan. Maka apabila anda berkutik didalam jaringan, OS ini sangat cocok bagi anda.

CentOS

CentOS memiliki kepanjangan dari Community ENTerprise Operating System, OS jenis ini berbasis paket RPM. OS ini adalah pecahan dari Red Hat, namun OS ini berusaha menyesuaikan seperti pendahulunya.

Kekurangan dari sistem operasi ini masih belum bisa membaca ReiserFS dan NTFS.

Linux Mint

Ini merupakan sistem operasi berbasis linux yang memiliki sistem inti seperti Ubuntu. Sehingga apapun aplikasi yang dapat berjalan di Linux Ubuntu pastinya dapat berjalan didalam operasi sistem ini pula. Sistem ini mendukung bahasa pemrograman Java karena sudah terintegrasi dengan Java Runtime. Sistem operasi ini memiliki keunggulan yakni tampilan desktop yang simpel sehingga mudah untuk dipelajari.

BlankOn Linux


BlankOn Linux merupakan salah satu distro Linux yang dikembangkan oleh para pemuda dan pengguna linux di Indonesia, Sistem ini tercipta untuk memenuhi kebutuhan masyarakat indonesia yang gemar sekali menggunakan Linux umum. Maka dengan adanya OS khusus buatan anak bangsa maka diharapkan dapat digunakan, dimanfaatkan dan terus dikembangkan agar dapat menjadi Sistem Operasi yang besar. Inti dari sistem operasi ini adalah Ubuntu.

Sistem operasi ini bisanya digunakan di bidang pendidikan, perkantoran dan juga pemerintahan.


Itulah beberapa Sistem Operasi Linux yang ada didunia sampai di indonesia, dan mungkin ada ratusan hingga ribuan jenis OS yang ada didunia yang belum saya sebutkan karena terbatasnya waktu penulisan. Untuk sistem operasi di indonesia dalam hal distro linux saat ini adalah : Igos, gNewSense, AdiOS, Agnula, AntiX, Arabian Linux, Arudius, Austrumi, Belenix, Berry Linux, BESTIX dan masih banyak lagi yg lain seiring berjalannya waktu dan para pengembang.


Baca juga lainnya :



Mungkin itu yang dapat saya sampaikan didalam artikel saya yang berjudulkan Berbagai Macam Jenis Sistem Operasi Linux.
Semoga apa yang sudah saya sampaikan dapat bermanfaat bagi anda maupun orang lain yang ingin mengetahui tentang Macam-macam system operasi linux.
Sekian dan terimakasih.



Kata kunci terkait :
  • linux distro
  • linux basic
  • linux command
  • linux container
  • linux deploy
  • linux distribution
  • linux equalizer
  • linux error codes
Read more

Monday, April 23, 2018

Apa Itu Yang Disebut Dengan CLI (Command Line Interface) Dan Perintah Dasarnya Pada Linux

Apa Itu Yang Disebut Dengan CLI (Command Line Interface) Dan Perintah Dasarnya Pada Linux




Apa Itu Yang Disebut Dengan CLI (Command Line Interface) Dan Perintah Dasarnya Pada Linux - JOKAM INFORMATIKA

Bagi sobat Jokam Informatika yang tidak memakai System Operasi berbasis teks pasti sangat asing dengan istilah Command Line Interface. CLI paling banyak digunakan pada Shell Command di sistem operasi teks, Nah untuk itu apabila sobat ingin menguasainya maka sobat harus mengingat baris perintah teks. Pada umumnya CLI tidak menggunakan perangkat jenis input seperti Mouse, karena baris perintah teks saja sudah dapat digunakan untuk menggerakan sistem operasi komputer.

Seperti Apakah CLI Itu Dan Perintah Apa Sajakah Yang Digunakan ?

Berikut ini merupakan penjelasannya,

CLI - adalah kependean dari Command Line Interface, adalah jenis operasian antarmuka pengguna yang digunakan pada operasi Terminal Teks. Pengguna memasukan perintah teks melalui Keyboard pada komputer kemudian menjalankannya.

Pada sistem Linux ditanamkanlah Terminal sebagai bawaan komputer sehingga pengguna tidak perlu repot-repot mendownload package Terminal untuk menjalankannya perintah teks pada Linux.

Sedangkan untuk Windows dapat digunakan dengan memanfaatkan CMD atau PowerShell untuk menjalankan perintah user, Lalu pada Mac Apple menggunakan CommandShell.


Perintah Dasar CLI


Seperti yang sudah diketahui bahwa umumnya penulisan perintah CLI adalah diketik dan dieksekusi dengan tombol "Enter", Perintah dasar perlu diketahui untuk melakukan banyak kegiatan seperti melihat data, menghapus data dan lain sebagainya. Selain itu perintah teks lebih membuat manusia lebih tidak manja dan tentunya lebih aman. Berikut ini adalah beberapa dasar perintah Command Line Interface :

1. sudo su
Digunakan untuk login sebagai root/kalau di windows sebagai administrator(tertinggi).
Sintax : sudo su

2. login
Digunakan untuk login sebagai user lain, namun harus menjadi root dulu untuk bisa menjalankan peirntah ini.
Sintaks : login namauser
Contoh : login jokam

3. cd
Digunakan untuk berpindah direktori
Sintaks : cd alamat_direktori
Contoh : cd /var/www/

4. pwd
Digunakan untuk memperlihatkan di direktori mana posisi kita berada sekarang.
Sintaks : pwd

5. ls
Digunakan untuk melihat isi sebuah direktori.
Sintaks : ls

6. cp
Digunakan untuk melakukan copy file.
Sintaks : cp /direktori/file_yang_ingin_dicopy /direktori tujuan
Contoh : cp /etc/file1.txt /var/www

7. mv
Digunakan untuk melakukan cut atau rename.
Sintaks :
mv /direktori/file_yang_ingin_dicut /direktori tujuan (cut)
mv /direktori/file_yang_ingin_direname /nama_baru_file (rename)
Contoh:
mv /etc/file1.txt /var/www
mv /etc/file1.txt file2.txt

8. mkdir
Digunakan untuk membuat folder baru.
Sintaks : mkdir nama_folder
Contoh : mkdir folder

9. rmdir
Digunakan untuk menghapus folder.
Sintaks : rmdir nama_folder
Contoh : rmdir folder

10. touch
Digunakan untuk membuat file baru.
Sintaks : touch nama_file
Contoh : touch file.txt

11. rm
Digunakan untuk menghapus file.
Sintaks : rm nama_file
Contoh : rm file.txt

12. more
Digunakan untuk menampilkan isi sebuah file
Sintaks : more nama_file
Contoh : more file.txt

13. echo
Digunakan untuk menuliskan sesuatu kata atau kalimat ke sebuah file.
Sintaks : echo “isi pesan” nama_file
Contoh : echo “Hai ini adalah contoh pesan” >> file.txt

14. adduser
Digunakan untuk menambah user baru.
Sintaks : adduser nama_user
Contoh : adduser Umal

15. addgroup
Digunakan untuk menambah group baru
Sintaks : addgroup nama_group
Contoh : addgroup grup

16. lsusb
Digunakan untuk melihat perangkat usb yang sedang terkoneksi ke komputer
Sintaks : lsusb

17. lspci
Digunakan untuk melihat perangkat pci yang sedang terkoneksi ke komputer
Sintaks : lspci

18. lshw
Digunakan untuk melihat hardware komputer.
Sintaks : lshw

19. dmesg
Digunakan untuk melihat hardware yang sedang beraktifitas
Sintaks : dmseg

20. top
Digunakan untuk melihat proses yang sedang berjalan, seperti Task Manager pada Windows.
Sintaks : top

21. cpuinfo
Digunakan untuk melihat spesifikasi komputer.
Sintaks : more /proc/cpuinfo

22. meminfo
Digunakan untuk melihat status RAM
Sintaks : more /proc/meminfo

23. clear
Digunakan untuk membersihkan layar
Sintaks : clear

24. halt
Digunakan untuk mematikan komputer, namun harus sebagai root.
Sintaks : halt

25. reboot
Digunakan untuk merestart komputer, namun harus sebagai root.
Sintaks : reboot

26. exit
Digunakan untuk keluar dari terminal.
Sintaks : exit

27. wget
Digunakan untuk mendownload via terminal
Sintaks : wget link_download
Contoh : wget hp://www.jokam-informatika.com/Setup.exe

28. ifconfig
Digunakan untuk melihat konfigurasi ethernet/kartu jaringan.
Sintaks : ifconfig

29. apt-get
Digunakan untuk memperoleh paket/software dari repository ubuntu secara online.
Sintax : apt-get nama_paket
Contoh :
apt-get update (untuk melakukan update repository)
apt-get update wine (untuk mendapatkan paket win

30. tar
Digunakan untuk melakukan extract file.
Sintaks : tar [parameter] nama_file
Contoh : tar -xzvf komodo-edit-5.2.4-4343-linux-libcpp6-x86.tar.gz

31. nautilus
Digunakan untuk membuka tampilan GUI secara langsung.
Sintaks : nautilus
Contoh : sudo nautilus (menggunakan mode GUI dengan status root)


Baca juga lainnya :



Mungkin itu yang dapat saya sampaikan didalam artikel saya yang berjudulkan Apa Itu Yang Disebut Dengan CLI (Command Line Interface) Dan Perintah Dasarnya Pada Linux.
Semoga apa yang sudah saya sampaikan dapat bermanfaat bagi anda maupun orang lain yang ingin mengetahui tentang istilah Command Line Interface.
Sekian dan terimakasih.



Kata kunci terkait :
  • Command Line
  • Command line linux
  • Command line active directory
  • Command line backup
  • Command line basic
  • Command line commands
Read more