Showing posts with label Command. Show all posts
Showing posts with label Command. Show all posts

Saturday, September 5, 2020

Cara Membuat Aplikasi Bitcoin Kurs Identifier Dengan Pemrograman Batch

Bitcoin Kurs Identifier

Jokam-Informatika.com Halo gaes, kali ini mimin akan membahas hal yang menarik yakni “Bitcoin Kurs Identifier” menggunakan aplikasi khusus buatan kita sendiri. Bagi kalian yang sudah menggunakan crypto currency ini pasti sudah tidak asing dengan mata uang bitcoin. Bitcoin merupakan mata uang tunggal pertama di dunia yang memanfaatkan teknologi media internet, mata uang ini tidak tidak mudah dirusak oleh orang lain karena memanfaatkan teknologi penandatanganan dari sisi pengirim hingga penerima. Terlepas dari itu, mata uang ini juga bergerak layaknya mata uang konvensional yaitu dengan memiliki kurs di dalamnya. Kurs tersebutlah yang membuat mata uang dihargain berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya.

Perlu ilmu matematika yang lebih dalam untuk menghitung setiap pergerakan naik turunnya mata uang di dalam internet. Namun, di sini mimin memiliki sebuah terobosan baru yang memanfaatkan aplikasi buatan kita sendiri menggunakan pemrograman paling tua di era teknologi komputer. Pemrograman tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah batch file.

Meskipun dasar pemrograman nya yang sangat simpel membuat pemrograman ini bisa dipraktekkan oleh banyak orang di komputer mereka. Namun, dibalik kekurangan tersebut memiliki kelebihan apabila kita pintar-pintar mengatur sirkulasi kinerja dari program tersebut terhadap aplikasi yang dibuatnya.

 

Bitcoin Kurs Identifier

Disini kita akan memanfaatkan metode aritmatika dasar namun dengan kaidah perhitungan sesuai dengan kinerja perhitungan kurs bitcoin.

Berikut ini adalah tutorialnya :

  • Pertama, nyalakan komputer sobat dan buka aplikasi pengolah tulisan seperti notepad misalnya.
  • Kedua, kemudian salin kode dibawah ini :
@echo offmode con:cols=100 lines=42:STARTset Rupiah=Set Percentage=goto LOOPBTC:LOOPBTCclsecho.echo  ##################################################################################################echo.echo   Harga Awal Bitcoin = %Rupiah% %BTCFirst%echo.echo   Harga Akhir Bitcoin = %Rupiah% %BTCSecond%echo.echo   Selisih = %Rupiah% %Current%echo.echo   Presentase = %BTC1st%,%BTC2nd%%BTC3rd% %Percentage%echo.echo  ##################################################################################################echo.goto INPUTBTC:INPUTBTCecho Masukan Nominal Bitcoin :set/p "BTCFirst=Bitcoin Awal : >"set/p "BTCSecond=Bitcoin Akhir : >"goto CALCULATEBTC:CALCULATEBTCset/a Current=(BTCSecond-BTCFirst)set/a st=(BTCSecond-BTCFirst)set/a nd=(BTCFirst/100)set/a BTC1st=(BTCSecond-BTCFirst)/(BTCFirst/100)   set /a BTC2nd=(st-BTC1st*nd)*10/nd   set /a BTC3rd=((st-BTC1st*nd)*10-(BTC2nd*nd))*10/nd   if /i %BTC2nd% lss 0 set /a BTC2nd=0-BTC2nd   if /i %BTC3rd% lss 0 set /a BTC3rd=0-BTC3rdset Rupiah=Rp.set Percentage=Percentpausegoto LOOPBTC

 

  • Ketiga, setelah itu tempel atau pastel ke dalam aplikasi yang sudah kalian buka dan simpan “File > Save As“. Seperti gambar berikut ini :

Saving

 

  • Keempat, lalu beri nama file ketika sobat hendak menyimpan dengan ekstensi “.bat” contohnya saya menyimpan menjadi “Bitcoin.bat“. Seperti berikut ini :

Batch File

 

  • Terakhir, lalu buka/jalankan filenya untuk menghitung kurs bitcoin sesuai selera sobat. Kira-kira tampilannya seperti gambar berikut ini :

Bitcoin Kalkulator

 

Cukup mudah bukan ?

Selain itu sahabat juga bisa mengkreasikan tampilannya sesuai dengan keinginan. Tak hanya itu saja, script aplikasi ini juga bisa sobat kembangkan sehingga memiliki berbagai fitur sesuai dengan apa yang sobat tambahkan di dalamnya.

 

 

Mungkin itulah yang dapat saya sampaikan di dalam artikel ini.
Semoga apa yang sudah saya sampaikan dapat bermanfaat bagi banyak orang dalam hal menghitung kurs mata uang bitcoin menggunkan program bikinan sendiri.
Sekian dan terima kasih.

Read more

Friday, July 3, 2020

Cara Menghilangkan Tulisan Test Mode Build 7601 Pada Windows 7

Menghilangkan Tulisan Build 7601

Jokam-Informatika.com Hai sobat, kali ini mimin akan membahas tentang “Cara Menghilangkan Tulisan Build 7601 Pada Windows 7“. Kalian pasti tidak heran dengan salah satu operasi sistem satu ini yang bernama “Windows“. Kini, OS Windows tersebut sudah memiliki varian versi operasi sistem milik mereka dan salah satu diantaranya versi ke-7.

Namun, kebanyakan dari pengguna sistem operasi windows mengalami sedikit masalah yang sebenarnya tidak terlalu menimbulkan masalah. Namun, dengan masalah yang ada ini maka desktop atau komputer milik kita terkesan tidak original alias bajakan. Meskipun pada kenyataanya, memang kita sedang menggunakan operasi sistem bajakan namun di hati kita ingin supaya tanda kalau OS kita bajakan bisa dihilangkan.

Tanda tersebut berada di sisi kanan bawah di bagian layar desktop dengan tulisan “Test Mode Build 7601“. Tanda ini bisa disebabkan karena sistem kita bajakan, terdapat problem program yang bentrok dengan sistem komputer atau karena package update-an terbaru dari windows terhadap pengguna lama. Berikut ini adalah penampakan gambar tanda yang ada pada sisi kanan bawah desktop windows :

Test Mode Build 7601

Sebenarnya mimin memiliki solusi yang dapat kalian terapkan pada komputer dan semoga saja tutorial yang saya berikan berhasil di komputer kalian. Oke, langsung saja simak artikel dibawah ini :

 

Menghilangkan Tulisan Build 7601

Kali ini mimin memakai salah satu program bawaan komputer yang bernama “Command Prompt(CMD)“. Berikut ini adalah caranya :

  • Pertama, pastikan komputer yang kalian miliki adalah Windows 7.
  • Kedua, lalu klik (1). Klik start. (2). Lalu tulis “CMD“. (3). Akan keluar hasil di pencarian program CMD kemudian klik kanan pada programnya. (4). Klik “Run As Administrator“.

Open CMD

 

  • Ketiga, ketikan saja perintah dibawah ini :
bcdedit.exe -set loadoptions ENABLE_INTEGRITY_CHECKS

Penulisannya seperti gambar berikut ini :

Loadoption Integrity Checks

NB : Harap teliti perintah yang sedang kamu tulis agar tutorial berjalan dengan baik dan tidak salah. Setelah benar maka sobat akan menjumpai tulisan “The operation completed successfully“.

 

  • Keempat, kemudian tulis lagi code dibawah ini :
bcdedit.exe -set TESTSIGNING OFF

Penulisannya seperti gambar berikut ini :

Testsigning Off

NB : Harap teliti perintah yang sedang kamu tulis agar tutorial berjalan dengan baik dan tidak salah. Setelah benar maka sobat akan menjumpai tulisan “The operation completed successfully“.

 

  • Terakhir, setelah tutorial diatas sudah sobat jalankan maka langkah terakhir yaitu merestart ulang komputer dengan cara mematikan dan menghidupkan kembali komputer.

Apabila tulisan telah hilang seperti gambar dibawah ini maka, artinya sobat sudah berhasil melakukan tutorial ini dengan baik :

Windows 7

 

Jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman-teman kalian agar mereka juga bisa mengatasi problem yang sama seperti apa yang kalian alami saat ini.

 

 

Sekian artikel dari saya yang berjudulkan Cara Menghilangkan Tulisan Test Mode Build 7601 Pada Windows 7.
Semoga apa yang saya sampaikan diatas bisa bermanfaat bagi semua orang.
Terimakasih.

Read more

Thursday, September 19, 2019

Cara Menembus Kaktus & Pteranodon Di Game T-Rex Browser Chrome

Menembus Kaktus Game T-Rex

Jokam-Informatika.com Halo sobat, mungkin kalian tidak asing bagi kalian terhadap game T-Rex ? Ternyata kita bisa menembus bagian tanaman kaktus dan hewannya loh melalui beberapa cara mudah. Bagi sobat yang sedang kehabisan kuota biasanya akan menjumpai permainan ini, tahukah kalian pada salah satu prambanan browser terdapat sebuah game yang akan berjalan apabila kita tidak memiliki sebuah koneksi yang stabil atau cukup. Yap, benar sekali namanya “Google Chrome” dan pastinya kalian pernah memainkannya pada saat kondisi “No Internet Access” :V Ngaku saja…!

Meski demikian, perlu kalian ketahui bahwa game ini terbilang sangat sederhana akan tetapi banyak orang yang tidak dapat menyelesaikannya secara alami. Dan apabila di dalam browser terdapat ranking peringkat untuk semua orang di berbagai belahan dunia pastinya anda ingin menjadi salah satu di antara mereka, itupun kalau pihak google menghendaki game ini disertai peringkat.

Saking susahnya, temen SMK mimin sampai frustasi loh pas main dikelas baru saja 1 hari T-rexnya padahal(1 siang + 1 malam). :V

Mengingat bertambahnya score dan berubahnya waktu, background pada game T-Rex yang memiliki jenis siang dan malam tersebut membuat game ini semakin menantang dan sulit untuk ditaklukkan apalagi semakin jauh T-Rex melangkah maka akan semakin cepat pulang kecepatan game pada browser.

Bagi sobat yang ingin jadi pemecah “The Guinness Book Of World Record” pada game ini maka sobat bisa mengikuti tutorial dari saya, namun alangkah baiknya kita berkenalan dengan game dan browser ini terlebih dahulu.

Penasaran ?

Bagaimana cara menembus kaktus game T-Rex Runner di Google Chrome ?

Baca selengkapnya ulasan dibawah ini untuk melakukannya,

 

Google Chrome – Memiliki sebuah game T-Rex dan ternyata melalui beberapa cara kita bisa menembus tanaman Kaktus-nya yang ada didalam permainan, aplikasi ini adalah salah satu prambanan browser yang dibuat oleh google untuk memenuhi kebutuhan para pengguna perangkat keras seperti smartphone dan komputer. Fitur unik yang dimiliki google chrome adalah Game T-rex Runner yang dapat berjalan pada berbagai perangkat keras baik itu smartphone maupun komputer tanpa menggunakan internet. Game ini dapat diakses tanpa menggunakan jaringan karena sudah tersimpan secara otomatis kebutuhan-kebutuhan yang harus dimiliki ketika menjalankan game ini pada browser secara default.

Game ini berjalan hanya dengan kinerja melewati tantangan yang ada seperti objek Kaktus dan Pteranodon.

 

Menembus Kaktus & Pteranodon Game T-Rex

Berikut ini merupakan Cara Menembus Kaktus Dan Pteranodon Di Game T-Rex Pada Browser Chrome :

  • Pertama, pastikan sobat dalam keadaan tidak memiliki koneksi internet ataupun sedang offline dan membuka browser chrome pada komputer.
  • Kedua, kunjungi situs terserah anda misalkan : “jokam-informatika.com” dan maka akan keluar pemberitahuan bahwa koneksi bermasalah sehingga “Tidak ada internet” disertai dengan Game T-Rex Runner seperti gambar berikut ini :

T-Rex Runner

 

  • Ketiga, kemudian biarkan saja pertama-tama biar nubruk dahulu ke objek agar kita bisa fokus nantinya. Seperti gambar berikut ini :

Game Over

 

  • Keempat, lalu klik menu pada pojok kanan browser chrome lalu Menu > Fitur Lainnya > Alat Pengembang. Seperti gambar berikut ini :

Developer Mode

 

  • Kelima, setelah itu akan nampak berbagai alat pengembang maka, pilih tab “Console” dan dibawahnya masukan script/code dibawah ini dan jangan lupa di enter setelah memasukannya :
Runner.prototype.gameOver=function(){console.log("Zig-Zag")}

Seperti gambar berikut ini :

Console

 

  • Keenam, Setelah itu sobat boleh close Alat pengembang console tadi dan resume game dengan cara tekan spasi kembali. Sobat tinggal mengamati deh T-rexnya nembus kaktus hehe.

Berikut ini adalah bukti gambar T-Rex saya menembus kaktus pada Chrome :

Tembus Kaktus

NB : Jika browser di refresh maka, settingan akan kembali seperti awal mula default setting dari chrome. Apabila itu terjadi sobat harus melakukan tutorial mengulang dari langkah pertama.

 

Speed Ekstra

Apabila kalian ingin kecepatan ekstra. Maka, masukan kode ini dengan langkah yang sama seperti diatas dengan code dibawah ini dijamin ngacir jalannya :

Runner.instance_.setSpeed(21)

21 adalah tingkat kecepatan T-rex berjalan, ganti nomor 21 sesuai keinginan sobat

 

Mudah sekali bukan ?
Selain itu cara ini tidak membutuhkan aplikasi lain alias masih pakai chrome sendiri jadi sangat recomended sekali untuk sobat.

 

 

Mungkin itu yang dapat saya sampaikan didalam artikel saya yang berjudulkan Cara Menembus Kaktus & Pteranodon Di Game T-Rex Browser Chrome.
Semoga yang saya sampaikan dapat bermanfaat bagi anda maupun orang lain yang ingin mengetahui tentang Cara Menembus Kaktus Dan Pteranodon.
Sekian dan terimakasih.

Read more

Friday, September 13, 2019

Inilah 111 Perintah Dasar CMD Yang Wajib Diketahui Pengguna Windows

Perintah Dasar CMD Windows

Jokam-Informatika.com Sobat tentunya sudah mengenal betul dengan salah satu Operasi Sistem komputer yang sangat friendly ini bukan ? Namun, kalian tahukah berbagai perintah dasar CMD yang jarang diketahui orang pada umumnya ? Ya, disini mimin akan mengupas tuntas apa sajakah perintah dasar CMD yang ada pada OS Windows. Namun sebelum kita menuju pada pembahasan perintah, alangkah baiknya kita mengenal OS dan CMD terlebih dahulu.

Operasi sistem ini dipercaya oleh banyak pengguna karena memiliki fitur yang cukup apik sekaligus mudah digunakan, sehingga hal ini dapat membuat siapa saja dapat merasa tertarik atau nyaman saat menggunakan sistem operasi ini. Tak terkecuali bagi anak kecil sekalipun, karena mengingat cara menggunakannya cukup dengan mouse klik kanan dan klik kiri secara simpel.

Seperti apa sajakah perintah dan kegunaanya ?

Simak ulasan berikut ini,

 

CMD – Merupakan aplikasi bawaan Windows dengan kepanjangan dari Command Prompt, CMD dibekali beragam fungsi perintah-perintah dasar didalamnya. Pada sistem operasi lain juga memiliki Command yang berfungsi untuk mengontrol kinerjanya apabila aplikasi lain tidak dapat menangani tersebut pada sebuah komputer maka ini bertindak sebagai penanganan. Sistem operasi lain pada linux memiliki “Terminal“, sedangkan Windows memiliki “CMD” sebagai pendukung. Untuk menggunakannya maka anda harus memiliki keahlian atau ingat tentang apa saja perintah untuk digunakan pada CMD, sehingga hal ini tidak dapat dilakukan oleh orang awam. Selain mengingat juga diperlukan keahlian untuk menganalisa permasalahan yang ingin diselesaikan.

Krakteristik umum aplikasi CMD adalah memiliki background hitam dengan memiliki warna huruf atau font default berwarna putih, kedua hal tersebut pada umumnya dapat diganti sesuai keinginan pengguna.

Nah, berikut ini saya akan membahas tentang salah satu komponen yang tidak dengan mudah digunakan oleh sembarang orang awam seperti anak kecil. Karena komponen ini menggunakan metode CLI(Command Line Interfaces) dengan cara memasukan kode perintah tertentu untuk menjalankan sebuah service pada komputer. Nah, metode tersebut menggunakan sebuah aplikasi bawaan Windows yang bernama CMD(Command Prompt). CMD digunakan pertama kali masih menggunakan sistem DOS pada tahun 1989, namun seiring berkembangnya zaman maka kini sudah berubah menjadi lebih baik dari segi fungsional maupun tampilan tidak seperti dahulu yang terlihat kuno. CMD sudah diterapkan pada berbagai sistem operasi Windows NT dan versi lainnya.

 

Cara Membuka CMD(Command Prompt)

Sebelum sobat menggunakannya tentunya sobat haruslah berada pada aplikasi CMD, maka sobat harus membukanya. Ada dua cara untuk melakukannya yakni :

  • Keyboard (Win+R, Tulis ” CMD ” lalu enter).

RUN

 

  • Klik icon windows, Pada search isi dengan “CMD atau Command atau Command Prompt“, ketemu dengan file bernama cmd.exe atau command promt maka klik enter atau buka.

CMD

 

Perintah Dasar CMD(Command Prompt)

Berikut ini merupakan fungsi dan perintah dasar yang sering digunakan pada CMD :

No.FungsiPerintah
1Accessibility Controlsaccess.cpl
2Add Hardware Wizardhdwwiz.cpl
3Add/Remove Programsappwiz.cpl
4Administrative Toolscontrol admintools
5Automatic Updateswuaucpl.cpl
6Bluetooth Transfer Wizardfsquirt
7Calculatorcalc
8Certificate Managercertmgr.msc
9Character Mapcharmap
10Check Disk Utilitychkdsk
11Clipboard Viewerclipbrd
12Command Promptcmd
13Component Servicesdcomcnfg
14Computer Managementcompmgmt.msc
15Date/Time Propertiestimedate.cpl
16DDE Shareddeshare
17Device Managerdevmgmt.msc
18Direct X Control Panel (Jika diinstall)directx.cpl
19Direct X Troubleshooterdxdiag
20Disk Cleanup Utilitycleanmgr
21Disk Defragmentdfrg.msc
22Disk Managementdiskmgmt.msc
23Disk Partition Managerdiskpart
24Display Propertiescontrol desktop
25Display Propertiesdesk.cpl
26Display Properties (Appearance Tab Preselected)control color
27Dr. Watson System Troubleshooting Utilitydrwtsn32
28Driver Verifier Utilityverifier
29Event Viewereventvwr.msc
30File Signature Verification Toolsigverif
31Findfastfindfast.cpl
32Folders Propertiescontrol folders
33Fontscontrol fonts
34Fonts Folderfonts
35Free Cell Card Gamefreecell
36Game Controllersjoy.cpl
37Group Policy Editor (XP Prof)gpedit.msc
38Hearts Card Gamemshearts
39Iexpress Wizardiexpress
40Indexing Serviceciadv.msc
41Internet Propertiesinetcpl.cpl
42IP Configuration (Menampilkan konfigurasi koneksi)ipconfig /all
43IP Configuration (Menampilkan konten DNS Cache)ipconfig /displaydns
44IP Configuration (Mendelete DNS konten Cache)ipconfig /flushdns
45IP Configuration (Pelepasan Semua Koneksi)ipconfig /release
46IP Configuration (Memperbaharui Semua Koneksi)ipconfig /renew
47IP Configuration (Refreshes DHCP & Re-Registers DNS)ipconfig /registerdns
48IP Configuration (Menampilkan DHCP Class ID)ipconfig /showclassid
49IP Configuration (Memodifikasi DHCP Class ID)ipconfig /setclassid
50Java Control Panel (Jika diinstall)jpicpl32.cpl
51Java Control Panel (Jika diinstall)javaws
52Keyboard Propertiescontrol keyboard
53Local Security Settingssecpol.msc
54Local Users and Groupslusrmgr.msc
55Logs You Out Of Windowslogoff
56Microsoft Chatwinchat
57Minesweeper Gamewinmine
58Mouse Propertiescontrol mouse
59Mouse Propertiesmain.cpl
60Network Connectionscontrol netconnections
61Network Connectionsncpa.cpl
62Network Setup Wizardnetsetup.cpl
63Notepadnotepad
64Nview Desktop Manager (Jika diinstall)nvtuicpl.cpl
65Object Packagerpackager
66ODBC Data Source Administratorodbccp32.cpl
67On Screen Keyboardosk
68Opens AC3 Filter (Jika diinstall)ac3filter.cpl
69Password Propertiespassword.cpl
70Performance Monitorperfmon
71Phone and Modem Optionstelephon.cpl
72Power Configurationpowercfg.cpl
73Printers and Faxescontrol printers
74Printers Folderprinters
75Private Character Editoreudcedit
76Quicktime (If Installed)QuickTime.cpl
77Regional Settingsintl.cpl
78Registry Editorregedit
79Registry Editorregedit32
80Remote Desktopmstsc
81Removable Storagentmsmgr.msc
82Removable Storage Operator Requestsntmsoprq.msc
83Resultant Set of Policy (XP Prof)rsop.msc
84Scanners and Camerassticpl.cpl
85Scheduled Taskscontrol schedtasks
86Security Centerwscui.cpl
87Servicesservices.msc
88Shared Foldersfsmgmt.msc
89Shuts Down Windowsshutdown
90Sounds and Audiommsys.cpl
91Spider Solitare Card Gamespider
92SQL Client Configurationcliconfg
93System Configuration Editorsysedit
94System Configuration Utilitymsconfig
95System File Checker Utility (Segera scan)sfc /scannow
96System File Checker Utility (Pindai Sekali Pada Boot Berikutnya)sfc /scanonce
97System File Checker Utility (Scan seluruh Boot)sfc /scanboot
98System File Checker Utility (Kembali ke setting Default)sfc /revert
99System File Checker Utility (Purge File Cache)sfc /purgecache
100System File Checker Utility (Set Cache Size untuk ukuran x)sfc /cachesize=x
101System Propertiessysdm.cpl
102Task Managertaskmgr
103Telnet Clienttelnet
104User Account Managementnusrmgr.cpl
105Utility Managerutilman
106Windows Firewallfirewall.cpl
107Windows Magnifiermagnify
108Windows Management Infrastructurewmimgmt.msc
109Windows System Security Toolsyskey
110Windows Update Launcheswupdmgr
111Windows XP Tour Wizardtourstart

 

 

Mungkin itu yang dapat saya sampaikan didalam artikel saya yang berjudulkan Inilah 111 Perintah Dasar CMD Yang Wajib Diketahui Pengguna Windows.
Semoga apa yang sudah saya sampaikan dapat bermanfaat bagi anda maupun orang lain yang ingin mengetahui tentang Perintah Dasar CMD.
Sekian dan terimakasih.

Read more

Wednesday, September 11, 2019

Cara Install phpMyAdmin pada Operating System OpenSuse

Install phpMyAdmin OpenSUSE

Jokam-Informatika.com Sobat pernahkan mengoperasikan sebuah database ? Jika belum, maka sobat harus mencobanya untuk meng-install perangkat lunak phpMyAdmin ini kedalam server linux sobat, salah satunya adalah OS OpenSUSE. Dengan adanya perangkat ini maka sobat bisa mengkonfigurasi database yang sobat miliki secara mudah, karena perangkat ini didesain dengan tampilan GUI(Graphical User Interfaces) yakni tampilan tidak lagi memanfaatkan baris perintah yang merepotkan karena sobat tinggal klik-klik saja sudah bisa menjalankan perintah-perintah. Sehingga orang awam pun yang tidak hafal perintah dasar per-database an pastinya bisa mempelajari dan berangsur-angsur terbiasa hingga cukup lihai ketika mengoperasikannya. Berikut ini adalah tutorial untuk memasang phpMyAdmin untuk memanagement database.

Seperti apakah itu phpMyAdmin ?

Simak ulasan dibawah ini untuk mengetahuinya secara lengkap,

 

phpMyAdmin – adalah perangkat lunak yang dapat di-install kedalam OS OpenSUSE, selain itu perangkat ini ditulis dalam bahasa pemrograman PHP yang digunakan untuk menangani administrasi MySQL melalui Website (World Wide Web). phpMyAdmin mendukung berbagai operasi MySQL, diantaranya adalah mengelola basis data, tabel-tabel, bidang (fields), relasi (relations), indeks, pengguna (users), perizinan (permissions) dan lain-lain. Oke, langsung saja kita menuju kedalam pembahasannya.

 

Tahap Installasi phpMyAdmin OpenSUSE

Untuk penginstallan phpmyadmin syaratnya pertama adalah perangkat komputer sobat harus keadaaan online (mendapat sambungan internet) dikarenakan akan mengunduh data phyMyAdmin pada server.

Jika sudah, maka ketikan perintah :

Umal:~  # yast

Network Devicess > Network Settings

  • Overview “edit yang atas debagai eth0 dan jadikanlah dhcp“.

Lalu save.

Coba ping ke DNS Google yaitu 8.8.8.8 jika reply maka server anda sudah connect ke internet.

 

Kemudian install dengan syntax command line berikut ini :

Umal:~  # zipper in phpmyadmin
  • Lalu jika ada permintaan persetujuan tekan “I” lalu enter sebagai perinta ignore.
  • Tunggu sampai selesai penginstallan semua paket phpmyadmin, membutuhkan sekitar 3-5 menit jika internet anda cukup stabil.

 

Setelah selesai phpmyadmin anda masih belum 100% rampung, untuk dapat mengkonfigurasi phpmyadmin anda harus menginstall mysql . Karena untuk login dan database phpmyadmin yang sebagian adalah database , maka anda membutuhkan sebuah package penampung database yaitu mySQL.

Ketikan perintah yast lagi,

Umal:~  # yast

Software > Software Management
Search “mysql” lalu pilih “mysql-community-server“.

  • Maka package yang berhubungan dengan myqld general akan “a+” atau istilahnya auto add otomatis.

Lalu Accept.

Seperti gambar dibawah ini :

MYSQL

 

Jika sudah selesai, coba test terlebih dahulu seperti perintah berikut ini :

Umal:~  # mysql

Jika keluar beberapa perintah berarti sukses terinstall dengan baik, Seperti gambar dibawah ini :

 

Tahap Konfigurasi

Kemudian buatlah User dan Password menggunakan mySQL dengan syntax :

Umal:~  # mysqladmin  -u root password (password yang anda inginkan)

Contoh :

Umal:~  # mysqladmin  -u root password ResultDorkExploit354

 

Tahap Pengujian phpMyAdmin OpenSUSE

Pengujian dapat dilakukan dengan client, lebih tepatnya menggunakan browser atau alat serupa yang dapat digunakan untuk berinternet.

Untuk melakukannya, buka browser sobat kemudian ketikan pada address bar atau kolom alamat berikut ini :

http://alamat_server_anda/phpMyaAdmin

Jika berhasil maka akan seperti gambar dibawah ini :

 

Masukan user dan password yang sudah anda buat pada mySQL sebelumnya, apabila berhasil maka akan tampil seperti gambar berikut ini :

phpMyAdmin Login

 

 

Pemecahan Masalah

  1. Apabila permasalahan pada ping, harap check koneksi anda apakah benar-benar sudah berjalan dengan baik.
    Apabila tidak juga terselesaikan, maka masukan host 8.8.8.8 pada vim /etc/resolv.conf.
  2. Jika anda membuat password dengan mysqladmin namun tidak diizinkan, maka silahkan anda restart mysql anda dengan cara “sudo /etc/init.d/mysql restart”. atau “systemctl stop mysql kemudian systemctl start mysql” kemudian “mysql_secure_instalation” untuk mengubah password.

 

 

Mungkin cukup sekian tutorial dari saya tentang Cara Installasi PhPMyadmin Server Pada OpenSuse.
Semoga apa yang saya tulis disini dapat membantu mengatasi masalah anda dalam menggunakan OpenSuse.
Terus ikuti untuk mendapatkan info menarik lainnya yah dengan cara Subscribe.
Sekian dan terimakasih.

Read more

Tuesday, September 10, 2019

Cara Install FTP Server Pada Operating System OpenSUSE

Install FTP Server OpenSUSE

Jokam-Informatika.com Untuk melakukan unggah ataupun download maka sebuah server membutuhkan install-an sebuah metode untuk pertukaran data yakni FTP Server, hampir semua sistem operasi sudah dapat memanfaatkan fitur ini tak terkecuali oleh OS OpenSUSE. Namun sebelumnya, alangkah baiknya kita harus mempelajari terlebih dahulu apa itu FTP Server.

Seperti apakah itu FTP Server ?

Bagaimana cara installasinya ?

Simak ulasan dibawah ini dengan seksama,

 

FTP Server – Dikenal dengan File Transfer Protocol (FTP) merupakan suatu system yang bisa di-install kedalam server seperti OS OpenSUSE. berfungsi sebagai media perantara pertukaran file antar server dengan client atau server dengan server lainnya dalam suatu koneksi yang menggunakan TCP dan bukan UDP. FTP server pada umumnya berjalan dalam port “21” secara default menangani pertukaran data file. Selain itu, FTP juga dibekali keamanan berupa password dan key tertentu untuk mengaksesnya. Untuk anda yang tertarik mencobanya pada perangkat linux anda maka tak ada salahnya mencoba artikel yang akan saya jelaskan berikut ini :

 

Install FTP Server OpenSUSE

  • Pertama, anda harus ke “yast” lalu ketikan perintah seperti dibawah ini :
yast

 

Software > pilih bagian “Software Management”

  • Kemudian search “vsftpd” lalu pilih “vsftpd“.
  • Lalu Search “yast2-ftp-server” lalu pilih paket aplikasi tersebut.

Kemudian Accept

 

Tahap Konfigurasi FTP Server

Untuk mengatur network agar dapat berfungsi dengan baik maka lakukan hal berikut ini,

Pada tab Network Services > pilih “FTP Server“.

FTP Server > FTP Stat-Up

  • Pada Service Start lalu Pilih “When Booting“.
  • Lalu Start FTP Now.

Seperti berikut ini :

 

FTP Server > pilih “FTP General Setting

  • Pada General Settings isi pada bagian wellcome message sesuai keinginan anda.
  • Lalu centang pada “Chroot Everyone” untuk hak masuk root.
  • Centang “Verbose Logging” untuk menampilkan Message anda saat login nantinya.

 

Pada FTP Directories tentukan sesuai keinginan anda.

  • For Anonymous User.
  • For User Login.

Seperti gambar berikut ini :

 

FTP Server > pilih “FTP Authentication“.

  • #Pada Anonymous and Local User pilih “Both” Agar kedua user dapat login
  • #Pada Uploading Centang Semuanya

Seperti Gambar berikut ini :

 

Tahap Membuat User FTP Server

  • Direktory

Untuk membuat user, anda harus membuat Direktori User anda dengan cara :

Umal:/  #  cd /etc/homeUmal:/home/  #  mkdir (Directory yang akan anda buat)

Jika keluar seperti gambar di lembar setelah ini berarti anda telah berhasil membuat direktori :

 

  • Menambah User

Untuk menambah user, anda harus membuat User anda dengan perintah berikut ini :

Umal:/  #  useradd  -d  (directory anda) spasi (Nama User yang anda inginkan)

 

 

  • Menjadikan direktory Hak Root

Root digunakan untuk kebebasan mengakses, setting dengan perintah dibawah ini :

Umal:/  #  chmod  -R 777 (directory anda)Umal:/  # passwd (User anda)New password : (Password yang anda inginkan)Retype new password : (Ulangi password baru anda masukan diatas)

Maka akan seperti gambar dibawah ini :

 

Tahap Pengujian FTP Server

Untuk pengujian ada 2 cara yaitu CLI dan GUI, adapun CLI anda dapat langsung mengecheck pada terminal opensuse tersebut , untuk GUI anda dapat menggunakan aplikasi aplikasi yang memang diperuntukan untuk FTP contohnya saya menggunakan filezilla.

  • Comand Line Interface (CLI) :
Umal:/  #  ftp localhost

Kemudian masukan informasi username yang sudah dibuat sebelumnya seperti berikut ini :

 

  • Graphical User Interface (GUI) :

Buka filezilla anda atau aplikasi apapun untuk FTP lalu masukan host yaitu domain anda,kemudian user, password, dan port 21

Seperti gambar dibawah ini :

 

 

Pemecah Masalah

Apabila terjadi failed login, harap check kembali user yang anda masukan. Selain itu juga check apakah client dengan server sudah dapat saling ping koneksi.

 

 

Mungkin cukup sekian tutorial dari saya tentang Cara Install FTP Server Pada Operating System OpenSUSE.
Semoga apa yang saya tulis disini dapat membantu mengatasi masalah anda dalam menggunakan opensuse.
Sekian dan Terimakasih.

Read more

Cara Install Proxy Server Pada Operasi Sistem OpenSuse

Install Proxy Server OpenSUSE

 

Jokam-Informatika.com Jumpa lagi yah dengan mimin, disini saya akan membagikan suatu tutorial untuk meng-install Proxy Server pada Sistem Operasi OpenSuse. Bagi sobat yang sudah sekali dengan OS Linux, maka sobat harus mencobanya. Karena hal ini sangat penting untuk digunakan untuk membatasi akses, melaksanakan statement, melayani konektivitas downloading, user configuration dan lain sebagainya. Namun sebelumnya, hal pertama yang wajib kita ketahui adalah “Apa sih itu proxy server ?”. Maka dari itu langsung saja kita menuju ke materi, cekidot.

Bagaimanakah cara install kedalam OS OpenSUSE ?

Simak ulasan dibawah ini untuk mengetahuinya,

 

Proxy Server – Adalah sebuah fungsi dari sistem yang dapat di-install kedalam OS tak terkecuali untuk OpenSUSE. Proxy Server merupakan suatu rancang jaringan yang berfungsi untuk menjembatani dari system ke internet. Program internet yang biasa digunakan contohnya adalah Mozilla, Chrome, Safari dan lain sebagainya. Selain itu proxy server sering digunakan untuk menangani masalah download file dan juga apapun yang berhubungan dengan proxy server. Tak hanya itu, proxy juga akan berkomunikasi denga server lainnya dalam internet untuk validasi sebuah tasking(perintah).

 

Installasi Proxy Server OpenSUSE

  • Langkah pertama, anda harus login terlebih dahulu ke dalam OpenSuse.
  • Kemudian ke yast untuk menginstall package dengan mengetik perintah pada command line berikut ini :
yast
  • Lalu pilih “Software“.
  • Kemudian “Software Management“.
  • Kemudian Search “Squid” dan “Yast2-squid” (Install keduanya)

 

Tahap Konfigurasi Proxy Server

Kemudian kita setting Proxy agar dapat berjalan dengan lancar dengan tutorial dibawah, ketikkan perintah berikut ini :

yast

Pilih “Network Services” kemudian “Squid“.

  • Beri Centang pada “When Booting
  • Kemudian Start pada service
  • Pada Firewall Settings Centang “Open Port“.

 

Pilih “Squid” kemudian “HTTP Ports Setting“.

Pada kolom tersebut terlihat 3128 adalah port Default pada proxy, Anda dapat menambahkan port service lain jika anda membutuhkan untuk beberapa service tertentu dari server anda.

 

Pemecahan Masalah

Apabila program squid tiba-tiba tidak dapat berjalan maka cobalah untuk merestart Opensuse anda karena sebelumnya pada Start-Up sudah menyeting ” Start When Booting ” maka tidak usah restart manual, jika masih tidak berjalan cobalah restart pada program seperti berikut ini :

Squid kemudian Start-Up

  • Stop dahulu pada Service kemudian Start Service
  • Lalu klik pada “Save Settings and Restart Squid Now“.

 

 

Mungkin cukup sekian tutorial dari saya tentang Install Proxy Server OpenSUSE.
Semoga apa yang saya tulis disini dapat membantu mengatasi masalah anda dalam menggunakan opensuse.
Sekian dan terimakasih.

Read more

Cara Install Web Server Pada Operating System OpenSUSE

Install Web Server OpenSUSE

Jokam-Informatika.com Install Web Server merupakan hal yang sangat wajib bagi seorang administrator website, tak terkecuali untuk server yang memiliki jenis Operating System(OS) bernama OpenSUSE. OS ini jarang sekali digunakan banyak orang karena fungsionalnya memang sangatlah diperuntukan untuk server jaringan dan bukan untuk pentesting. Namun sebelum kita masuk kedalam pembahasan, alangkah baiknya kita mengetahui seperti apakah itu Web Server.

Seperti apakah itu OpenSUSE dan cara install Web Server ?

Simak ulasan dibawah ini untuk mempelajarinya,

 

Web Server – Adalah sebuah software paling penting untuk di-install kedalam server Operasi Sistem (OpenSUSE) maupun dalam jaringan yang memberikan suatu layanan berbasis data interface pada port 80 dan berfungsi menerima permintaan data HTTP atau HTTPS pada klien yang mengakses server. Biasanya kita mengenal dengan sebutan web browser dan untuk mengirimkan permintaan kembali ke server, kemudian hasilnya akan masuk dalam bentuk beberapa halaman website dan pada umumnya akan berbentuk dokumen HTML.

Sedangkan dalam bentuk sederhananya web server kemudian akan mengirim data HTML kepada peminta data yang sedang berada pada Web Browser sehingga akan terlihat tampilan seperti pada umumnya HTML yaitu sebuah tampilan Website.

Web Server termasuk salah satu layanan Server yang paling popular. Karena lewat web server tersebut, maka website kita sendiri bisa diakses oleh seluruh pengunjung/pengguna dari Internet di manapun. Pada Blog ini kita akan membuat web server menggunakan aplikasi Apache.

Dalam perancangan Web Server tersebut ini, kita harus mengetahui terlebih dahulu persyaratan (Dependensi) dari website yang akan kita buat. Misalnya, pada website tersebut membutuhkan bahasa HTML saja, PHP4, PHP5 atau juga MySQL Database sebagai media penyimpanan pada datanya. Oke sobat langsung saja, saya anggap anda sudah masuk ke OS Opensuse dan sudah login di dalamnya.

 

Install Web Server

Pertama anda harus ke yast untuk menginstall package Apache2

localhost:~  # yast

 

Software > Software Management

  • #Search apache2 lalu +(centang) semua paket
  • #Search yast2-http-server lalu pilih paket tersebut

Seperti gambar dibawah ini :

Install Web Server 1    Install Web Server 2

 

Konfigurasi Web Server

Kemudian setting pada yast untuk Web Servernya sebagai berikut ini,

Network Services > HTTP Server > Listen Port and Addresses

  • HTTP Service pilih “Enabled”
  • Firewall pilih “Open Port Firewall”

 

HTTP Server Configuration > Main Host

  • DocumentRoot dan Directory pilih sesuka anda

Lalu Finish

 

Pengujian Web Server

Untuk melihat WEB server, setting IP client sebagai satu jaringan agar bisa mengakses yaitu :

  • Address : 192.168.100.2
  • DNS : 192.168.100.1
  • Netmask : 255.255.255.0
  • Gateway : 192.168.100.1

 

Lalu buka browser pada client anda
Jika sudah keluar seperti ini maka anda sudah berhasil,

Testing

 

 

Mungkin cukup sekian tutorial dari saya untuk Cara Install Web Server Pada Operating System OpenSUSE.
Saya harap tutorial saya dapat membantu mengatasi masalah anda dan semua orang.
Sekian dan Terimakasih.

Read more

Monday, September 9, 2019

Cara Install DNS Server Pada Operasi System OpenSUSE

Install DNS Server OpenSUSE

Jokam-Informatika.com Apakah sobat pengguna Operasi Sistem Linux ? Jika iya, apakah sobat mengetahui OS OpenSUSE ? Karena kali ini saya akan berbagi kepada kalian tentang bagaimana sih caranya Install DNS Server pada sistem operasi OpenSUSE. Akan tetapi sebelumnya, alangkah baiknya kita mempelajari terlebih dahulu tentang apa itu DNS Server.

Apa itu DNS Server ?

Dan bagaimana cara install DNS Server di OS OpenSUSE ?

Simak ulasan dibawah ini untuk mengetahuinya secara lengkap,

 

DNS Server – Untuk menikmati fasilitas ini anda harus install terlebih dahulu kedalam server yakni OpenSUSE. Domain Name Server (DNS) adalah sebuah metode yang digunakan untuk mencari nama System (Name Resolution) host melalui nama pada jaringan yang menggunakan TCP/IP.

Didalam dunia internet, perangkat komputer berkomunikasi satu sama lain dengan menggunakan IP Address-nya. Sedangkan manusia pastinya tidak mungkin dapat menghafalkan IP address tersebut, manusia lebih mudah menghafalkan sesuatu yang berbentuk frasa kata(alfabet) seperti www.jokam-informatika.com  dan juga www.google.com. Sehingga, fungsi utama dari server DNS adalah menerjemahkan Nama Host(hostname) menjadi Alamat IP(ip address) atau sebaliknya. Sehingga manusia dapat berinteraksi dengan komputer ketika mereka ingin menuju sebuah tempat maka anda hanya menyebutkan tempatnya dan komputer akan mencocokan nama tempat yang anda sebutkan dengan nomor yang cocok dengan nama tempat. Selain itu, DNS juga dapat memberikan informasi mendetail yang ada didalam server secara umum.

 

Install DNS Server OpenSUSE

Sebelum itu atur IP per-Ethernet sebagai berikut ini :

  1. Ether0 Sebagai DHCP4
  2. Ether1 Sebagai Static 192.168.100.1

 

Lalu anda harus login ke OpenSUSE anda, Kamudian ke yast untuk pengaturan device ethernet
dengan cara seperti ini :

Localhost:~ # yast

Network Devices > Network Settings

  • Overview “edit yang atas debagai eth0 dan dhcp”.
  • Overview “edit yang bawah sebagai eth1 dan static 192.168.100.1”

 

Kemudian ke software management untuk menginstall paket.

Localhost:~ # yast

  • Software > Software Management

~ Search “dhcp” (Centang semua paket)
~ Search “dns” (Centang semua dari atas namun jangan sampai menyentuh paket python kebawah)
~ Accept/Install

 

Konfigurasi DNS Server

Berikut adalah yang akan kita edit

 

 

DHCP Server

Agar client dapat terhubung ke server , maka anda harus membuat DHCP ke server
Kemudian untuk menyetting DHCP agar dapat berjalan dengan lancer antara ethernet dan client

Network Services > DHCP Server

Pada Dhcp server wizard (1/4) Card Selection

  • Pilih hanya eth1

~ Lalu Next
Pada Dhcp server wizard (2/4) Global Settings

  • Domain : isikan “Domain.tld
  • Primary : 192.168.100.1
  • Gateway : 192.168.100.1
  • NTP time : 192.168.100.1
  • Print server : 192.168.100.1

~ Lalu Next

Pada Dhcp server wizard (3/4) Dynamic DHCP

  • First IP isi dengan : 192.168.100.2(Host pertama).
  • Last IP isi dengan : 192.168.100.255(IP terakhir).

 

DNS Server

Kemudian kita akan membuat DNS server, maka ikuti langkah seperti dibawah ini :

Network Services > Dns Server

  • #Forwarder Settings

Local DNS resolution Policy pilih “Custom Configuration“.
Custom policy pilih “STATIC“.
Local DNS resolution Forwarder pilih “this name server (Bind)“.
Add ip address masukan “192.168.100.1“.

 

  • #DNS Zone

Pada kolom Name masukan “Domain.tld anda”.
Type sebagai “Master“.
Edit DNS anda yang “Domain.tld“.

 

  • #DNS Zone > NS Records

Tambahkan Name Server “ns1“.

 

  • #DNS Zone > MX Records

Tambahkan Mail server “mail“.

 

  • #DNS Zone > Records

Tambahkan Record “ns1” kemudian Type “A:” dan Value “192.168.100.1“.
Tambahkan Record “mail” kemudian Type “A:” dan Value “192.168.100.1“.
Tambahkan Record “www” kemudian Type “A:” dan Value “192.168.100.1“.
Tambahkan Record “subdomain” kemudian Type “CNAME:” dan Value “www“.

~ Lalu oke

 

  • #Finish Wizard

Pada pilihan Start-up Behavior Pilih “On: Start Now When Booting“.

~ Lalu Finish, Maka akan ada loading dan harap tunggu.

 

Pemecahan Masalah DNS Server OpenSUSE

Jika pada saat nslookup terjadi masalah sesudah memasukan domain anda, harap periksa pada Record.
Apakah name server yaitu : ns1.domain anda sudah dimasukan kedalam record.

Read more

Cara Install Sistem Wine Di OS Kali Linux 64 Bit

Install Wine Kali Linux

Jokam-Informatika.com Tahukah sobat dengan OS Kali Linux ? Ternyata OS itu bisa kita install program windows loh, caranya cukup mudah yakni memanfaatkan aplikasi Wine maka kita bisa dengan sesuka hati menggunakan beberapa aplikasi windows pada OS Linux kita.

Ingin tahu caranya ?

Simak ulasan dibawah ini secara seksama,

 

Kali Linux – Memiliki sebuah aplikasi bernama Wine yang dapat di-install untuk keperluan menjalankan aplikasi berbasis “executable atau .Exe” yang sering kita temui pada Windows. Sedangkan Kali Linux sendiri operasi sistem yang berbasis merupakan perkembangan dari Debian. Kali Linux sendiri digunakan untuk keamanan jaringan. Yaitu digunakan para pentester untuk melakukan suatu keamanan pada jaringan.

Sedangkan Wine sendiri berguna untuk para pengguna Linux dalam menginstall aplikasi yang berekstensi .Exe dan juga biasa digunakan oleh sistem operasi Windows Dalam mengemas paket aplikasi miliknya. Jadi, untuk pengguna Linux tidak usah berkecil hati yaitu karena khawatir tidak dapat membuka aplikasi pabila kita menggunakan Linux. Dengan adanya aplikasi Wine ini maka hal tersebut sudah tidak berlaku untuk kita menjalankan aplikasi windows pada platform Linux.

 

Install Wine Kali Linux

Sebelum melakukan tutorial ini, pastikan sobat memiliki PC/Komputer yang sudah memiliki Operasi Sistem jenis Kali Linux. Selain itu juga sobat harus memiliki koneksi internet agar dapat menjalankan tuturial dibawah ini.

Berikut ini merupakan cara penginstallannya :

  • Pastikan anda dalam keadaan Root dengan cara :
$ su

 

  • Kemudian check wine apakah ada masalah atau tidak dengan cara :
$ wine$ wine --version

Apabila tidak ada tulisan yang mendefinisikan bahwa wine anda error alias baik-baik saja maka anda skip saja langkah dibawah ini karena wine anda sudah terpasang dengan baik.
Apabila ada permasalahan seperti :
– Package error
– Disuruh Install wine 32
– Dan lain sebagainya.
Maka lakukan hal berikut ini :

  • Hal pertama maka anda harus mengganti repository yang bertujuan untuk update package Linux anda agar dapat mempermudah dalam penginstallan package 32bit tersebut. Caranya :
$ nano /etc/apt/sources.list

 

  • Kemudian masukan alamat repository Kali Linux Rolling kedalamnya, code ada dibawah ini :
deb https://http.kali.org/kali kali-rolling main non-free contribdeb-src https://http.kali.org/kali kali-rolling main non-free contrib

 

  • Kemudian save dengan cara “CTRL+X” lalu ketikan “Y” untuk setuju lalu “Enter“.
  • Setelah itu barulah install berbarengan dengan update Linux dan mendapatkan Hak Installasi Package jenis 32bit dengan cara pilihan 2 syntax berikut ini :
$ dpkg --add-architecture i386 && apt-get update && apt-get install wine:i386$ dpkg --add-architecture i386 && apt-get update && apt-get install wine-bin:i386

Apabila kedua syntax diatas tidak bisa maka coba syntax berikut ini :

$ dpkg --add-architecture i386 && apt-get update && apt-get install wine32

Kemudian tunggu sampai penginstallan berhasil,
Dan nantinya akan di tanya tentang alokasi penyimpanan akan memakan sekitar 500Mb maka jawab saya setuju dengan cara ketikkan “Y” pada syntax lalu “Enter“.

  • Setelah selesai maka check dengan cara :
$ wine$ wine --version

Apabila sudah tidak ada masalah berarti sudah terinstall dengan baik.

 

Cara Install Aplikasi Exe

Setelah install aplikasi wine tentunya kita harus mencoba aplikasi Executable yang akan kita gunakan di Linux, berikut ini adalah caranya.

  • Untuk menginstall aplikasi .exe yang kalian inginkan maka, gunakan syntax berikut ini :
$ wine /Direktory Penyimpanan File/Nama_Aplikasi_Kalian.exe

Maka dengan otomatis nantinya aplikasi menginstall seperti pada saat kita install kepada windows aplikasi tersebut.

 

 

Semoga dengan adanya tutorial saya ini dapat membantu kalian yang sedang kalian alami dalam penggunaan OS linux tersebut.
Jangan lupa subscribe ya dibawah artikel untuk terus mendapatkan informasi dari saya.
Sekian dan Terimakasih.

 

Kata Kunci Terkait :

  • Cara Install Wine
  • Install Wine
  • Bagaimana Cara Install Wine?
  • Install Wine itu bagaimana?
  • Cara Untuk Install Wine32
  • Cara Untuk Install Wine32 Linux
  • Cara Install Wine di Linux
  • Cara Install Wine32
Read more

Monday, September 2, 2019

Cara Mengatasi Gradle Sync Error Pada Android Studio Part 2

Jokam-Informatika.com Sobat masih mengalami masalah Gradle Sync Error meski sobat sudah melakukan tutorial sebelumnya ? Pada kesempatan sebelumnya, sudah saya jelaskan cara pertama untuk mengatasi Gradle yang error saat sedang digunakan didalam android studio yang berjudul : Cara Mengatasi Gradle Sync Android Studio Error. Namun apabila sobat masih menjumpai error maka, tak ada salahnya untuk mencoba cara berikutnya seperti yang ada pada artikel ini.

Seperti apakah cara memperbaiki Gradle Sync ?

Simak ulasan berikut ini untuk mempelajarinya lebih lengkap,
 

Gradle Sync – Merupakan salah satu fasilitas Android Studio yang bisa error, fasilitas ini merupakan salah satu metode dari Android Studio didalam menyimpan perkakas baik perkakas pembantu, grafik, builder(menciptakan), keamanan dan bahkan segala bidang yang berhubungan dengan aplikasi. Maka dengan adanya Gradle Sync tersebut kita akan dipermudah didalam memproses suatu aplikasi seperti mengimport data, membuat aplikasi maupun menyimpan data statistik yang berhubungan dengan android studio.

Namun, Android Studio akan menyediakan settingan gradle yang umum atau dasar. Jadi apabila anda seorang pembuat aplikasi android yang menggunakan baris perintah yang tidak dasar maka android akan mendeteksi bahwa aktivitas anda memerlukan perkakas yang lebih banyak. Sehingga apabila anda tidak memenuhi hal ini, dengan kata lain anda tidak mengarahkan gradle kedalam sebuah perkakas yang mendukung pengkodean anda yang sudah tidak lagi dasar maka anda dapat menambahkannya secara manual.

Karena apabila tidak dilakukan hal ini, akan mengakibatkan gradle tidak mau atau tidak ingin melanjutkan rendering(pemrosesan) anda dikarenakan sistem pengkodean tidak cocok dengan perkakas settingan yang ada, alhasil saat anda render akan error, error dan error.

 

Mengatasi Gradle Sync Error

Error yang terjadi pada kasus ini biasanya anda tidak akan diberitahu kesalahan pengkodingan anda terletak dimana dan file mana, hanya saja peringatan terjadi pada bilah “Preview” dashboard yang ada di bilik kanan. Ataupun error yang diperlihatkan secara langsung dengan cara Android Studio mengarahkan anda kedalam file Gradle yang mana anda diharuskan memperbarui settingan. maka hal ini patut anda perbaiki.

Berikut ini adalah cara kedua setelah cara pertama yang sudah anda praktekkan namun tidak membuahkan hasil perubahan, simak baik-baik berikut :

  • Pertama, Anda akses projeknya dengan struktur Project yang diatas kotak paling atas dan ubah dari struktur “Android” Menjadi struktur “Project“,
  • Kedua, Pilih sub folder dari project anda yaitu “App“.
  • Ketiga, Kemudian pilih gradle yang ingin diedit yang bernamakan file “build.gradle“.

Build Gradle

  • Setelah itu, berikan kode pelengkap yang berguna untuk menghubungkan pengkodingan yang bersifat koding sudah tidak mendasar alias (koding kelas medium/ ribet/tidak dasar) maka dibutuhkan beberapa perintah atau deklarasi pendukung dibawah ini :

 

Kode Perintah :

testCompile 'junit:junit:4.12'compile 'com.android.support:appcompat-v7:24.2.1'compile 'com.android.support:design:24.2.1'compile 'com.android.support:support-v4:24.2.1'compile 'com.android.support:recyclerview-v7:24.2.1'

 

Gambar :
Dependencies

NB : Taruhlah perintah diatas diantara kode yang saya beri warna kotak kuning yaitu dependencies { DISINI } seperti contoh pada gambar tersebut.

 

  • Lalu, untuk menyimpannya tersebut anda dapat mengklik “Sync Gradle” yang saya beri lingkaran merah dibawah ini agar gradle yang sudah anda setting/rubah dapat segera menyelaraskan diri dengan project anda.

Gradle Sync

 

Bagaimana?
Apakah sudah berhasil atau mengalami perubahan pada preview di project anda?

 

 

Itulah yang dapat saya sampaikan didalam artikel yang berjudul Cara Mengatasi Gradle Sync Error Pada Android Studio Part.2.
Semoga apa yang saya sampaikan dapat bermanfaat untuk anda maupun orang lain yang mengalami permasalahan hal ini.
Sekian dan Terimakasih.

Read more